Puisi Kematian

tak perlu busungkan dada atas semua ini, yang pada akhirnya hanya berujung pada kematian

tak perlu busungkan dada atas semua ini, yang pada akhirnya hanya berujung pada kematian

KEMATIAN

Berawal dari kehidupan kecil

Tumbuh berarak pada kedewasaan

Mencoba mengerti suasana hati

Tyada batas menikmati diri

Hingga datang masa kita merasa

Akan suka duka dan tawa

Semua itu indah tak terkecuali

Hanya terkadang sering lupa akan diri

Tiba waktunya kita sadar

Segala kenikmatan dan kelebihan

Seringkali datang menjunjung diri

Mengangkat sang ego menjadi pribadi

Maka busunglah dada ini

Yang tak lain hanyalah kesombongan

Semua itu tak kan berarti

Karena kematian pasti menanti

Tuhan,,,

Lindungilah aku dari murkamu

Atas keburukan sikap dan keangkuhanku

Mudahkanlah jalan hidupku tanpa jauh dari rahmatmu

Tuhan ,,,

ku berserah pada mu

2 thoughts on “Puisi Kematian

  1. Ping-balik: Puisi Kematian | Mas Sofiun Najib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s